Duluan Mana, Telur atau Ayam?

Pertanyaan duluan mana telur apa ayam kayaknya udah ada sejak jaman dulu kala. Sampai sekarang masih banyak orang yang bingung kalo ditanya pertanyaan ini. Begitu juga sama temen gue. Cerita dimulai saat gue, Zora sama Arif lagi nonton acara Master chef di kosan (gue tau kedengerannya gimana gitu). Di tengah acara tipi itu, menjelang maghrib gue mandi ninggalin mereka. Sekitar lima belas menitan gue selesai mandi ternyata mereka berdua lagi berdebat hebat.

"Feb menurut lo mana yang duluan, telur apa ayam?" tanya Zora.

"Ayam, mang kenapa sih?" kata gue dengan raut muka sedikit heran kayak orang lagi boker.

"Gini tadi ada iklan gitu, duluan ayam apa telur, si Arif jawab telur lah, nah gue jawab ayam lah. Di iklan aja jawab ayam."

Arif langsung nyeletuk dari belakang.

"Telurlah Zor."

"Ayam lah!"

BAK... BIK... BUK... BAK... BIK... BUK...

Gue sedikit bingung sama temen-temen gue ini. Secara getoh, dah kuliah masih aja dibingungin pertanyaan duluan telur apa ayam.

Tapi memang harus diakui pertanyaan ini sedikit membingungkan. 


Baiklah, gue akan menjelaskan satu-satu pemikiran temen-temen gue itu. Yang pertama Arif. Teori dia gini. Pada zaman dahulu kala, manusia purba menemukan sebuah telur aneh di tanah dua butir.
Telur itu adalah cikal bakal nenek moyang ayam. Manusia purba tersebut akhirnya membawa telur itu ke pemukimannya dan menunjukkan temuannya itu ke manusia purba lainnya. Peneliti pada jaman itu berusaha keras meneliti apa benda aneh tersebut dan akhirnya mereka memutuskan bahwa itu adalah cikal bakal makhluk hidup lainnya selain manusia. Semua warga pemukiman terheran-heran, bingung mau seneng apa gak. Setelah meneliti lebih lanjut, akhirnya mereka sadar kalo benda yang mereka beri nama "telurkaku" (namanya juga bahasa purba) harus dierami.
 
Akhirnya mereka menggabungkan penemuan terbaru mereka berupa api (batu digesek ke batu) dengan telurkaku alias telur. Mereka berpikir bahwa teluar itu akan menetas disuhu yang panas tapi gak direbus (ya eyalah). Satu malam berlalu dan mereka, para manusia purba, melihat kembali keadaan telur tersebut, mereka heran kenapa tuh telur belum menetas juga. Akhirnya mereka menaruh telur tersebut di tumpukan jerami disampingnya kayu api gitu. Para manusia purba setiap hari menanti kelahiran makhluk hidup yang akan keluar tersebut. Waktu terus bergulir dan sekitar dua puluh hari telur akhrinya menetas. Seluruh warga berbondong-bondong keluar melihat peristiwa langka itu. Lahirlah ayam.
Itu tadi teori konyol dari Arif, sekarang kita denger teori Zora yang milih ayam. Teorinya jauh lebih sederhana dan singkat banget. Teorinya gini, setiap makhluk hidup, manusia dan hewan pasti ada nenek moyang kayak manusia nenek moyangnya Nabi Adam, pasti diciptakan berpasang-pasang terlebih dulu. Begitu juga dengan ayam.
Singkat cerita pasangan ayam tersebut kawin dan menghasilkan anak ayam yang unyu-unyu. Terus anaknya bertelur lagi jadi ayam, terus anaknya dari anak itu bertelur lagi jadi ayam lagi terus anaknya dari anak-anak itu bertelur lagi jadi ayam lagi, sampe sekarang. Seperti itulah siklus kehidupan. Itulah teori yang dikemukakan oleh temen-temen gue itu di kamar kosan. Gue pribadi sih milih ayam duluan, tapi gue pernah liat di kaskus cerita Abu Nawas gitu, beliau jawabnya telur. So, duluan mana nih, ayam apa telur??

Pertanyaan yang mungkin akan tetap misterius di bumi ini. 

Home - About - Order - Testimonial
Copyright © 2010 Tentang FaceBook All Rights Reserved.